Terjadi di Jabung, Tanah Sudah Dieksekusi Ahli Waris Belum Terima Ganti Rugi


JakartaDaily.ID | Lagi, persoalan ganti rugi pembebasan pengadaan tanah untuk Bendung bergerak Jabung, Lampung Timur menyisakan masalah.

Adalah Minakmas Lekok (47thn), Ahli Waris dari  Batin Terus Husin (alm) Warga Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Lampung Timur bersuara lantang lantaran perkara pembebasan tersebut pihaknya merasakan dirugikan.

Kepada JakartaDaily.Id menceritakan keluarganya selama ini didzolimi. Pasalnya, keluarga besar Batin terus Husin (alm) yang merupakan pemilik resmi dan sah dari sebidang tanah seluas  4624 M2 hingga kini belum menerima pembayaran yang menjadi haknya selaku ahli waris, terkait tanah yang terletak di dekat sungai Sekampung desa Jabung.

Menurut Lekok, tanah milik orang tuanya terkena pembangunan mega proyek Bendung Bergerak Jabung  dan telah di eksekusi atau dikerjakan, namun  dirinya selaku ahli waris dan keluarga  belum pernah menerima Pembayaran ganti rugi Pembebasan tanah milik almarhum orang tuanya.

"orang tua saya (alm) Batin Terus Husin  mempunyai tanah di dekat kali sekampung  yang terkena proyek irigasi dan telah dikerjakan, tetapi kami selaku Ahli Waris belum pernah menerima pembayaran ganti rugi atas pembebasan tanah tersebut," jelas Lekok, hari ini. (10/7).

Oleh karena itu, imbuh Lekok, kami selaku ahli Waris menuntut dan ingin menagih janji Pemerintah dan instansi terkait agar menyelesaikan perkara tanah milik almarhum orang tua kami.

"Wajar jika kami akan menuntut sampai kapanpun, karena sampai detik ini kami selaku ahli waris tidak pernah menerima gati rugi sepersen pun atas lahan milik Orang tua kami. Sebagai warga tentu kami berharap semoga keadilan itu ada," ujarnya.

Menurut Minakmas Lekok, pihaknya dan Keluarga saat ini  minta kepada pemerintah dan pihak terkait untuk menyelesaikan persoalan ini secara arif serta bijaksana.

Jurnalis : Herwan Toni


0 Response to " Terjadi di Jabung, Tanah Sudah Dieksekusi Ahli Waris Belum Terima Ganti Rugi"

Post a Comment

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel