Pospera dan Kejaksaan Bersinergi Sikapi Dugaan Kebocoran Dana Parkir


JakartaDaily.ID | Pengurus DPC POSPERA LAMPUNG UTARA dan Kejaksaan Lampung Utara terus menggalang sinergitas guna mensikapi laporan masyarakat terkait dugaan kebocoran dana parkir yang mengalir ke sejumlah oknum.

Hal itu disampaikan Ketua DPC Pospera Lampura Juaini Adami saat berkodinasi terkait Laporan DPC POSPERA Lampung Utara di gedung Kejaksaan Kota Bumi, Lampura, pagi ini. (10/7).

"Kita bersinergi saja untuk menampung keluhan, aspirasi dan laporan masyarakat," kata Juaini.

Juaini enggan menyampaikan apa saja temuan-temuan dilapangan terkait dugaan kebocoran yang dimaksud.

"Data lengkapnya sudah kita sampaikan ke Kejaksaan, jadi kita tunggu saja karena masalahnya dalam masa proses pemeriksaan," ujarnya.

Terkait laporan tentang adanya dugaan kebocoran Dana Parkir pada Dinas Perhubungan itu, Ketua Dpc Pospera memberikan riward kepada jajaran Kejaksaan Negeri Kota Bumi dan Pak Kajari SUNARWAN.SH, MHUM serta Kasi intel DIKI ZAHARUDIN SH MH Kejaksaan Kota Bumi yang dinilai pro aktif terus memproses Laporan DPC pospera Lampung Utara.

"Kami apresiasi dan memberikan dukungan Kepada Kajari Kota Bumi, karena di bawah kepemimpinan beliau sudah sangat pesat perubahan dan kemajuannya. Dalam proses penegakan hukum pun beliau tak pandang bulu. Artinya, terhadap rakyat kecil pun dia sangat pedulu, ya memang begitulah seharusnya hukum di tegakkan. Jadi hukum jangan hanya memihak yang kaya," ujar Juaini.

Semoga Kejaksaan Negeri Kota Bumi bisa menjadi percontohan kinerja Kejaksaan di Indonesia dan utamanya di Lampung Utara. Demikian harapan Juaini Adami.

Jurnalis : Danank Alkatiri

0 Response to " Pospera dan Kejaksaan Bersinergi Sikapi Dugaan Kebocoran Dana Parkir"

Post a Comment

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel