Nelayan Lampung Timur Keluhkan Keberadaan Besi di Lepas Pantai

nett

JakartaDaily.ID | Nelayan Labuhan Maringgai Lamtim dan sekitarnya mengeluhkan keberadan besi yang berada tengah tengah laut lepas pantai timur Lampung. Keberadaan besi itu masuk kedalam wilayah kabupaten lampungtimur.

Keberadaan besi ditengah laut lepas tersebut menurut para nelayan sangat menggangu alur pelayaran, serta alur penangkapan ikan para nelayan.

Tak hanya itu, keberadaan besi itu juga menyebabkan perolehan hasil tangkapan ikan mereka di zona atau area tersebut berkurang.

"Keberadaan besi itu sangat menggangu aktifitas penangkapan ikan para nelayan," kata Adam salah seorang nelayan warga Labuhan Maringgai, hari ini (9/5).

Dia mengatakan, tumpukan besi tersebut  beralokasikan di Posisi SA68 : 04'34.457 S/106'13.109 E Lepas pantai  Lampung timur Lampung.

Nelayan asal Labuhan Maringgai Lampung timur ini membenarkan ada besi ditengah Laut  yang keberadaannya sangat menggangu aktifitas  nelayan yang mencari ikan didaerah lepas pantai Lampung timur tersebut.

Hal senada juga diutarakan oleh Ambo, nelayan Warga Labuhan Ratu Pasir sakti, ia dan rekannya  sangat mengeluhkan akan keberadaan besi tersebut  sangat menggangu  dan membawa dampak  berkurangnya  hasil tangkapan ikan Nelayan.

Oleh karena itu, para nelayan meminta kepada Pemerintah Untuk dapat mencarikan solusi terbaik guna menyingkirkan keberadaan besi tersebut,  Sehingga tidak menggangu  zona penangkapan ikan nelayan.

"Kami meminta kepada pemerintah untuk dapat mencarikan solusi  untuk memindahkan keberadaan besi tersebut, sehingga kedepannya tidak akan menggangu aktifitas kami sebagai nelayan dalam mencari ikan," katanya.

Jurnalis : Herwan Toni

No comments

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.