Kominfo Lamtim Sosialisasi Internet Sehat Bagi Pelajar


JakartaDaily.ID | Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lampung Timur menggelar kegiatan sosialisasi yang mengangkat tema “Internet Sehat dan Aman Bagi Pelajar Tingkat SMP”, di Aula SMP N 1 Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, (17/05/2018)

Sosialisasi tersebut dilaksankan dengan tujuan membangun pengetahuan dunia maya melalui internet sehat dan aman menuju masyarakat cerdas, kreatif dan produktif, yang juga merupakan salah satu program dari pemerintah pusat.

Sekretaris Diskominfo Lampung Timur, Adam mengatakan, bahwa kecanggihan dunia maya melalui jaringan internet, saat ini berkembang sangat pesat.

“Berdasarkan data statistik, negara Indonesia adalah negara dengan pengguna internet ke tiga terbesar di dunia," jelasnya.

Dengan kegiatan sosialisasi ini, para peserta dapat mengetahui manfaat dari internet, dan mengetahui sisi negatifnya, serta dapat mengembangkan potensi melalui adanya internet.

"Selain itu, semoga sosialisasi internet sehat ini dapat di sebarkan kepada teman- teman, dan adik-adik sekalian, agar kita bisa terhindar dari hal-hal yang mengarah kepada perilaku negatif tersebut”, ujar Sekretaris Diskominfo Lampung Timur.

Di tempat yang sama, Kabid Diseminasi Informasi Diskominfo Provinsi Lampung, Ganjar juga menyampaikan, bahwa Internet bisa menjadi wadah kreativitas dan inovasi bagi pengguna. Namun tentunya, dengan penggunaan secara sehat dan aman, karena internet juga memiliki sisi dan dampak yang mengarah kepada prilaku negatif.

“Internet memiliki manfaat, di antaranya adalah untuk mencari informasi, data gambar dan pengetahuan, sarana hiburan dan penyegaran pikiran untuk anak-anak," ujarnya.

Harus diketahui bahwa internet juga memiliki sisi negatif, di antaranya media kekerasan dan pelecehan. Selain itu, informasi tidak benar (hoax) di internet atau penipuan transaksi online, pornografi melalui internet, video asusila, permainan judi berkedok game sosial media, dan penculikan dengan cara kenalan di sosial media.

“Hal ini tentu memerlukan regulasi, untuk dapat mengantisipasi dampak negatif tersebut. Untuk itu, pemerintah telah mengeluarkan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yang mengatur sangsi bagi pengguna internet, bila melakukan hal-hal negatif, seperti ujaran kebencian, fitnah, penipuan dan lain sebagainya," tutupnya.

Jurnalis : Herwan Toni


No comments

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.