KH.Khairuddin Yusuf: Belajar Ikhlas Walaupun tidak Rela


JakartaDaily.ID | Ada pesan menarik disampaikan penceramah dalam Tabligh Akbar Polres Tanggamus yang digelar di halaman Masjid Islamic Center Kota Agung Kabupaten Tanggamus, Selasa (15/5).

KH. Khairuddin Yusuf penceramah asal Bandar Lampung dalam tausiahnya menyebutkan kehidupan sehari-hari hendaknya masyarakat mengingatnya yaitu Jamu, Jati, Kendi. Diuraikannya, Jamu adalah jaga mulut, jaga hati dan kendalikan diri.

Selain itu, empat mental yang harus dipelihara yaitu sikap mental dengan percaya diri/optimis, "mari belajar bersyukur walaupun kita belum cukup," ucapnya.

Lalu yang kedua, Bekerja keras karena tanpa kerja keras kita bukan apa-apa. Ketiga yaitu Cerdas, cerdas sebagai pemberi solusi, belajar menerima walauapun tidak suka. Belajar memahami walaupun tidak sehati.

Dan yang terkahir kita harus Ikhlas, "belajar ikhlas walaupun tidak rela," tegasnya.

Tabligh Akbar digelar Polres Tangganus Untuk Tanggamus dan Pringsewu yang Aman dan Damai dalam Rangka Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1439 H, Hari Bhayangkara ke 72 dan Pilkada 2018 dihadiri Forkopimda, Ketua MUI, Ketua NU, Ketua Muhammadiyah, Komisioner KPU, Panwaslu, Kemenag, Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Alim Ulama dan jamaah dari Kabupaten Tanggamus dan Pringsewu.

Jurnalis : Rendi Ronaldo/Azhimi

No comments

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.