Gedung SD Negeri 2 Labuhan Maringgai Rusak, Wali Murid: Apakah Nunggu Ada Korban Baru Diperbaiki?


JakartaDaily.ID | Dua unit Gedung Tua SD Negeri 2 Labuhan Maringgai Lamtim, saat ini kondisinya rusak berat dan butuh perbaikan total secara keseluruhannya.

Pantauan awak media ini di lapangan, melaporkan kondisi 3 unit Rkb yang dimiliki oleh sekolah tersebut sangat ironis dan butuh rehab total, seperti terlihat kondisi kayu bubungan sudah lapuk  serta atap dan plafonnya sudah banyak yang jebol.

Bila hujan turun seluruh Roombel  di  sekolah tersebut bocor.

Sekolah ini memiliki sekitar  350 siswa/i dan diasuh oleh 13 tenaga didik dan 1 Kepala Sekolah. Hampir separuh tenaga didik yang ada di Sekolah yang berdekatan dengan Kantor UPTD Dikbud Labuhan Maringgai itu masih berstatus tenaga Honor.

Maimunah.Spd, Kepala SPd kepada Jakarta Daily mengatakan, pihaknya sudah berulang kali  mengajukan usulan ke dinas untuk perbaikan gedung, namun hingga kini belum ada realisasinya.

"Padahal Kami siap mengikuti  aturan yang berlaku," katanya, hari ini. (5/4/2018).

Sementara itu wawan, salah seorang wali murid, menyayangkan sikap pihak Pemkab Lampung timur yang diduga kurang tanggap terhadap kerusakan yang  menimpa gedung sekolah tersebut.

"Sebagai Wali murid Kami merasa khawatir melihat kondisi gedung sekolah ini, kami takut  Gedung ini ambruk dan menimpa anak anak kami saat mereka sedang belajar disekolah," kata wawan,  Wali murid kelas 5.

Lanjut wawan, apakah menunggu sampai ada kejadian gedung ini ambruk dulu dan ada korban baru akan diambil tindakan perehapan? Tanya Wawan tak habis fikir.

Jurnalis : Herwan Toni



No comments

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.