Besok, KPUD Bekasi Gelar Simulasi PPS


JakartaDaily.ID | Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bekasi menjadi salah satu dari lima KPUD di wilayah Jawa Barat yang ditugaskan untuk menggelar kegiatan Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Surat Suara oleh KPU Jawa Barat.

Rencananya, kegiatan simulasi tersebut akan digelar di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 55 Perumahan Bumi Satria Kencana, Kelurahan Kayuringin, Bekasi Selatan, pada Minggu (13/5).

Komisioner KPUD Kota Bekasi, Kanti Prayogo menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meninjau efektifitas waktu pelaksanaan teknis Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS.

“Dari simulasi ini, kita ingin tahu, sebetulnya berapa lama sih seseorang itu ada di bilik suara, kemudian berapa lama menghitung masing-masing hasil, nah yang paling rumit, seberama lama seorang KPPS itu menulis C1 tanpa kesalahan, karena dia harus membuat duplikasi penulisan C1 untuk pilkada Kota 8 kali, pilgub 10 kali. Semua ditulis tangan dan tidak boleh ada kesalahan,” paparnya saat dijumpai di Gedung KPUD Kota Bekasi, Jumat (11/5).

Dalam simulasi ini, KPUD Kota Bekasi telah mengundang seluruh masyarakat yang telah terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS 55 tersebut menggunakan form C6.

“Seluruh DPT yang di TPS itu ada 387, semuanya kita udang menggunakan C6 seperti biasa, RW juga sudah menginformasikan ke warga untuk hadir. Namun kita tidak bisa memaksakan mereka harus hadir. Kita juga akan melakukan simulasi seolah-olah ada yang datang dari TPS lain,” ujar Kanti.

KPUD Juga akan mengerahkan tujuh KPPS dan dua orang Linmas, serta satu orang Pengawas TPS (PTPS) juga pihak Kepolisian untuk mengamankan.

Kegiatan simulasi ini memang hanya digelar satu kali. Namun Kanti menyatakan bahwa seluruh prosesnya akan direkam, sehingga dapat menjadi bahan Bimtek bagi KPPS lainnya.

“Ini akan kita rekam dan akan menjadi bahan bimtek untuk KPPS yang lain. Kita mulai jam 7 pagi sampai jam 1 siang,” tutupnya.

(RD)

0 Response to " Besok, KPUD Bekasi Gelar Simulasi PPS"

Post a Comment

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel