Sengketa Tanah Jabung, Dalom: Kami akan Pertahankan Lahan Sampai Tetes Darah Penghabisan


JakartaDaily.ID | Konflik sengketa tanah yang terjadi di Desa Negara Batin Jabung, Lampung Timur mendapat perhatian tajam dari tokoh masyarakat secara beragam. Umumnya, tokoh masyarakat setempat menghendaki adanya sikap tegas Pemkab Lamtim terhadap pihak pihak terkait.

Menurut Dalom Sasi Wahab, salah seorang tokoh masyarakat yang juga mantan kepala desa  setempat, menyatakan bahwa sikap serta ketegasan dari Pemkab Lamtim beserta pihak terkait  sangat dibutuhkan pada saat saat seperti ini.

"Hal Ini seiring dengan keberadaan PT Austasia stock feed di Desa Negara Batin yang oleh warga diduga sudah tidak lagi memberi asas manfaat bagi mereka," kata Dalom, siang tadi (12/4) di kebun miliknya.

Hal itu dikarenakan, lanjut Dalom Sasi Wahab. perusahaan  sudah berupaya mau merampas tanah warga dengan alasan HGU yang tidak jelas.

"Selain itu juga perusahaan telah melaporkan kami selaku  pemilik sah lahan ke polisi dengan tuduhan yang tidak terbukti.
Dan  perusahaan juga  telah melaporkan kepala desa kami dengan tuduhan  pemalsuan surat tanpa alasan yang jelas," tegasnya.

Berdasarkan  pertimbangan tersebut diatas, lanjutnya,  kami masyarakat dengan tegas  meminta  pemerintah Kabupaten Lampung Timur untuk mencabut izin prinsip perusahaan. Karena hal itu merupakan satu satunya solusi penyelesaian sengketa tanah tersebut  dari kami.

"Tidak ada  solusi dan  jalan lain dari kami selain dari pembekuan atau cabut izin operasional perusahaan," tegasnya.

saat sekarang ini kami  dan warga sudah tidak lagi memikirkan  soal uang  Ganti Rugi. Sebagai pemilik lahan  kami akan pertahankan hak kami walaupun nyawa sebagai taruhannya.

"Saat sekarang ini kami  sudah tidak terlalu memikirkan Soal  Uang ganti rugi, Sebagai pemilik lahan kami akan pertahankan hak kami sampai tetes darah penghabisan," pungkasnya.

Jurnalis : Herwan Toni

0 Response to " Sengketa Tanah Jabung, Dalom: Kami akan Pertahankan Lahan Sampai Tetes Darah Penghabisan "

Post a Comment

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel