MUI Tegaskan Puisi Sukmawati Lecehkan Syariat Islam


JakartaDaily.ID | Pengurus Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menilai puisi Sukmawati Soekarnoputri yang menganggap rendah suara adzan dan jilbab telah melecehkan Syariat Islam.

MUI menyesalkan karena puisi itu muncul justru datang dari keluarga Bung Karno, Proklamator RI yang tahu soal Pancasila.

“Setelah melihat tayangan vidio itu, kita prihatin kenapa ada keluarga tokoh proklamator yang gagal memahami akidah iman Islamnya sebegitu parah,” kata Anton Tabah Digdoyo, Selasa (3/4).

Menurut Anton, puisi Sukmawati itu telah melecehkan syariat Islam yang sangat dimuliakan dan diagungkan serta dihormati terutama masalah adzan dan jilbab.

“Nabi Muhammad SAW saja melarang kita bicara ketika medengar adzan dikumandangkan dalam sabdanya yang mashur ‘siapa yang bicara ketika dengar adzan dikumandangkan ia akan kepayahan ketika sakaratul maut’. Begitulah keagungan azan kok dilecehkan,” jelas Anton.

Dalam kesempatan itu, Anton menyarankan Sukmawati untuk belajar Syariat Islam secara benar dan bukan melecehkan.(R)

0 Response to " MUI Tegaskan Puisi Sukmawati Lecehkan Syariat Islam"

Post a Comment

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel