Konsleting Listrik, Dua Rumah Ludes Dilahap Api


JakartaDaily.ID |  Dua rumah warga di Pekon Pardawaras Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus terbakar, Senin (23/4) sekitar pukul 08.30, kebakaran terjadi saat penghuni/pemilik rumah sedang bekerja di sawah.

Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, S.IK. M.Si. Kapolsek Semaka AKP Muji Harjono, SE mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran dua rumah panggung milik Sahri (50) dan milik almarhum Junaidi.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian diperkirakan puluhan juta rupiah," kata AKP Muji Harjono melalui sambungan telpone.

Lanjutnya, menurut keterangan saksi-saksi, penyebab kebakaran diduga akibat konsleting listrik. "kebakaran diduga terjadi akibat konsleting arus listrik, sehingga api dengan cepat merambat serta menghanguskan bangunan rumah tersebut," terangnya.

Kapolsek menjelaskan, saat petugas tiba di lokasi api sudah membesar. Pemadam kebakaran, dibantu personil Polsek Semaka bersama-sama dengan warga berupaya untuk memadamkan api, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.30.

"Kami bersama anggota dan warga sekitar serta pemadam kebakaran masih di lokasi guna membantu pendinginan," jelasnya.

Sementara menurut Kasat Pol PP Tanggamus Yumin, mobil pemadam kebakaran masih dilokasi. "Masih dilakukan pendataan, kerugian belum dapat ditafsir," pungkasnya.

Adapun, menurut keterangan petugas di lokasi Bripka Putra Alam, api berasal dari rumah Sahri, kemudian merambat kerumah almarhum Junaidi.

Selaian itu terdapat imbas dua rumah bersebelahan dengan rumah terbakar. hanya mengenai dinding dan meteran listrik. Namun segera dapat dipadamkan dan listrik segera di putus PLN.

Jurnalis : Rendi Ronaldo/Azhimi


No comments

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.