Kapolres Jakbar Pimpin Sertijab Kapolsek Cengkareng dan Kapolsek Tambora


JakartaDaily.ID | Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIK MH memimpin serah terima jabatan (sertijab) Kapolsek Cengkareng dan Kapolsek Tambora di ruang Loby Lantai 2 Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (05/04/18)

Acara sertijab dihadiri oleh Kabg Ops Polres Metro Jakarta Barat, Pejabat Utama Polres Metro Jakarta Barat, Ketua Bhayangkari Cabang Jakarta Barat, Intan Hengki beserta pengurus dan anggota Bhayangkari

Dalam sertijab tersebut diketahui, Kompol Ivertson Manosoh SH menduduki jabatan sebagai Kapolsek Tambora menggantikan Kompol Slamet Riyadi SH MM yang pindah penempatan di Lemdik Pol SPN lido. Kapolsek Cengkareng Kompol Agung Budi Laksono digantikan Kompol H Khoiri SH MH yang sebelumnya menjabat Wakasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Agung sendiri mengisi jabatan di Renmin Lantas Polda Metro Jaya

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIK MH dalam sambutannya mengatakan, mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan sesuatu yang biasa. Selain sebagai kebutuhan organisasi dan pembinaan karir, sertijab juga merupakan penyegaran

"Pergantian jabatan juga bertujuan menjaga dinamika operasional dan penyegaran proses menejerial organisasi." Kata Kombes Hengki, Kamis (05/04/18)

Kapolres juga memberikan apresiasi  dan ucapan terima kasih atas tugas-tugas yang selama ini telah dilakukan dengan baik sehingga terciptanya situasi dan kondisi yang aman dan kondusif

"Di tempat yang baru, bekerjalah dengan baik, serta mampu menunjukkan dedikasi yang tinggi di institusi Polri. Sementara kepada pejabat yang lama semoga di tempat yang baru bisa segera menyesuaikan diri dan bekerjasama dengan baik." Pesannya (Ashari/JNN)

No comments

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.