Forum Komunikasi Perawat RSUD Sukadana Silaturahmi dengan Bupati Lamtim


JakartaDaily.ID | Plt.Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari enerima audiensi Forum Komunikasi Perawat Non PNS RSUD Sukadana dan Puskesmas Kabupaten Lampung Timur yang diselanggarakan diruang kerja Plt. Bupati Lampung Timur, Kamis, 12/4/2018.

Dalam audiensi tersebut terdapat beberapa topik yang dibahas, antara lain harapan para perawat kepada pemerintah Kabupaten Lampung Timur agar dapat memberikan prioritas tentang status kepegawaian dilihat dari masa pengabdian tanpa batasan umur serta dapat meningkatkan kesejahteraan perawat Non PNS. 

Selain itu Forum Komunikasi Perawat Non PNS RSUD Sukadana dan Puskesmas Kabupaten Lampung Timur tersebut berharap agar dapat di ikut sertakan dalam pengembangan kompetensi baik pelatihan maupun pendidikan lanjutan.

“Harapan kami agar ini dapat menjadi bahan pertimbangan oleh plt bupati untuk melihat dan memperhatikan kesejahteraan Non PNS di Puskesmas dan RSUD dalam artian pengakuan dari masing-masing institusi sebagai legalitas kita dengan payung hukum untuk menghadapi pekerjaan di masing-masing instansi Puskesmas atau Rumah Sakit,” ujar Ruri Afrizal Ketua Forum Komunikasi Perawat Non PNS tersebut.

Menanggapi hal tersebut Plt Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari mengatakan nantinya ia masih akan mendiskusikan kembali bersama pihak terkait tentang masalah ini dan mencari solusi terbaik nantinya demi kesejahteraan perawat.

“Ada yang perlu didiskusikan antara kawan-kawan perawat dengan kita pemerintah kabupaten Lampung Timur, ya mudah-mudahan nantinya bisa kita carikan solusi terbaiknya," katanya.

Jurnalis : Herwan Toni


0 Response to " Forum Komunikasi Perawat RSUD Sukadana Silaturahmi dengan Bupati Lamtim"

Post a Comment

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel