Todong Korban Pakai Celurit, Bocah Ingusan Digiring Team Pemburu Preman


JakartaDaily.ID |
Pasukan Tim Pemburu Preman (TPP) Polres Metro Jakarta Barat dibawah pimpinan Ipda Gusti Ngurah Astawa SH mengamankan seorang pelaku penodongan saat beraksi di Jalan Jembatan Gantung, Cengkareng Jakarta Barat, Minggu (25/03/18) dini hari

Ipda Gusti Ngurah Astawa SH mengatakan, insiden itu terjadi saat korban sedang menunggu ojeg di pinggir jalan jembatan gantung. Tiba-tiba datang segerombolan remaja menghampiri korban dan langsung menodongkan celurit memaksa korban menyerahkan barangnya. Korban pun berteriak minta tolong. Otomatis warga yang ada di sekitar lokasi berdatangan dan di saat bersamaan pasukan Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat yang tengah patroli langsung mengejar segerombolan remaja tersebut. Satu pelaku akhirnya berhasil ditangkap

"Pelaku yang berhasil ditangkap berinisial MAG (17) Warga Jalan Adam Ujung RT 10/12 Sukabumi Utara, Kebon Jeruk Jakarta Barat," katanya.

Pelaku (MAG) bersama satu buah celurit yang digunakan pelaku diamankan polisi sebagai barang bukti. Saat ini, kasus penodongan tengah dalam penyelidikan di Mapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat

Ipda Gusti menegaskan, ia bersama Tim Pemburu Preman akan terus melakukan observasi wilayah Jakarta Barat khususnya daerah atau kawasan yang dianggap rawan. Sesuai perintah pimpinan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIK MH untuk mematikan ruang gerak aksi kriminalitas maupun aksi premanisme dan tidak segan-segan untuk menindak tegas terukur jika mencoba melawan petugas

"Saya tegaskan, tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan atau preman di wilayah Jakarta Barat," tegasnya

Sementara, Kapolsek Cengkareng ketika dikonfirmasi terkait penodongan,  Kompol Agung Budi Laksono membenarkan peristiwa tersebut

"Kasusnya masih dalam   penanganan penyidik," Jawabnya singkat (Ashari/JNN)

0 Response to " Todong Korban Pakai Celurit, Bocah Ingusan Digiring Team Pemburu Preman"

Post a Comment

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel