Bhabinkamtibmas, Apdesi Ikuti Workshop PP Dana Desa Kabupaten Tanggamus


Jakartadaily.ID | Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik. M.Si. Wakapolres Kompol M.Budhi Setyadi, S.Ik. MM membuka workshop Bhabinkamtibmas terkait Pembinaan dan Pengawasan (PP) Dana Desa di Balai Pekon Gisting Atas, Kecamatan Gisting Tanggamus, Kamis (15/3/18) pagi.

Workshop digelar Pemerintah Kabupaten Tanggamus diikuti Bhabinkamtibmas dan Apdesi se Kabupaten Tanggamus, Inspektorat Tanggamus Faturahman, SH. Kasat Binma Iptu Hi. Irfansyah Panjaitan, Kasi PMD Syaifudin Sarif, S.IP, Kanit Tipikor Ipda Okta Devi, SH.

Dalam sambutannya, Faturahman menjelaskan bahwa Polri bersama Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, serta Kementerian Dalam Negeri telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) mengenai dana desa, "sehingga bhabinkamtibmas yang merupakan anggota Polri yang bertugas di wilayah pekon wajib ikut serta dalam memperkuat pengawasan dana desa,"jelasnya.

Faturahman juga berharap dengan dilaksanakannya workshop dapat menambah pengetahuan dan menjadi bekal bagi Bhabinkamtibmas dalam mengawasi Dana Desa.

Sementara itu Wakapolres Kompol M. Budhi Setyadi mengatakan, Anggota Bhabinkamtibmas mempunyai kewajiban untuk ikut serta mengawasi penggunaan dana desa di wilayah tugasnya masing-masing untuk meminimalisir penyimpangan penggunaan dana desa.

"Agar kiranya Bhabinkamtibmas mengawasi penggunaan dana desa dengan cara mengingatkan kepada aparatur pekon untuk memasang Banner transparansi dana desa di pekon masing sehingga masyarakat dapat mengetahui anggaran dana desa, serta ikut serta bersama-sama dalam mengawasi penggunaan dana desa,"kata Kompol M.Budhi Setyadi.

Usai memberikan sambutan, Wakapolres membuka langsung workshop dilanjutkan pemberian materi oleh Kasi PMD, Kasat Binmas dan Kanit Tipikor.

Jurnalis : Rendi Ronaldo/Azhimi

No comments

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.