Tawuran di Pasar Timbul, TPP Amankan Sajam


JakartaDaily.ID | Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat dibawah pimpinan IPDA I Ngurah menyisir lokasi yang akan terjadi tawuran di kawasan Pasar timbul RW 016 Kapuk, Cengkareng Jakarta Barat, Kamis (15/02/18) dini hari

Kedatangan TPP menyusul adanya informasi dari koordinator TPP Kompol Egman bahwa di daerah tersebut lantaran sering terjadi tawuran antara RT 007 yang menamai dirinya Geng Beler dengan RT 20 yang menamai dirinya Geng Dewa.

IPDA Ngurah mengatakan, Mendapat informasi tersebut, Tim Pemburu Preman bersama Citra Bhayangkara langsung mendatangi lokasi yang dimaksud.

"Sebelumnya kami koordinasi dengan Ketua RT setempat lalu kami bergerak menuju lokasi yang diduga terjadi tawuran antar kelompok," Kata Ngurah.


Namun, kedatangan TPP diketahui oleh kedua kelompok yang hendak tawuran, kontan saja mereka melarikan diri.

"Begitu melihat kami mereka langsung lari kocar kacir, namun kami menemukan barang bukti beberapa senjata tajam yang diduga milik kedua kelompok tersebut," Tambahnya

Ngurah menjelaskan, dirinya bersama Tim Pemburu Preman akan terus patroli khusunya di lokasi yang kerap terjadi tawuran dan aksi-aksi kriminalisme dan premanisme sampai benar-benar Jakarta Barat menjadi kota yang aman sesuai arahan Pimpinan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIK MH yang mana akan terus menekan angka kriminal dan akan memberantas segala tindakan kriminal serta memberanguskan preman- preman di wilayah hukum Jakarta Barat dan  tidak segan-segan menindak tegas terukur jika mencoba melawan petugas. (Ashari/JNN)

0 Response to " Tawuran di Pasar Timbul, TPP Amankan Sajam"

Post a Comment

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel