ODMK Membawa Sajam di Pasar Rawamangun Diamankan


JakartaDaily.ID | Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) membawa senjata tajam kembali diamankan oleh petugas di Pasar Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur pada Senin (26/2).

Petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Timur menindaklanjuti laporan dari petugas keamanan Pasar Rawamangun tentang adanya ODMK yang meresahkan warga itu.

Dalam laporan itu, warga sekitar pasar resah dengan keberadaan ODMK yang belakangan diketahui bernama Nano. Warga ketakutan dengan aksinya yang kerap membawa senjata tajam berupa pisau atau golok agar permintaannya dituruti.

"Bapak Nano sering mengambil barang-barang dagangan orang lain dan sering minum kopi rokok tidak bayar," ujar Agusmanto salah satu Petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Timur saat melakukan penjangkauan.

Ketika dilakukan penjangkauan, petugas dengan hati-hati agar tidak terkena senjata tajam yang Nano miliki. Akhirnya, Nano berhasil diamankan agar tidak kembali meresahkan warga sekitar atau pengunjung Pasar Rawamangun.

"Memang beresiko ketika mengamankan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang membawa senjata tajam. Tapi kami berusaha agar segera mengamankannya," ungkap Agusmanto.

Agusmanto juga menjelaskan, menurut keterangan yang ia dapat dari petugas keamanan pasar, Nano merupakan bekas pedagang kaki lima di pasar tersebut beberapa tahun yang lalu.

Namun, sekarang ini Nano malah menggelar dagangan busuk. Buah yang Nano jual tidak layak untuk dibeli. Petugas pun melihat langsung dagangannya sudah tidak layak untuk diperjualbelikan.

"Bapak Nano berasal dari Ujung Kulon. Sudah telusuri juga oleh keamanan pasar bahwa Pak Nano tidak punya sanak keluarga di sini dan tidak tahu jug tempat tinggalnya di mana," kata Agusmanto.

Maka dari itu, saat ini Nano telah dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti ia akan mendapatkan perawatan lebih lanjut. (M Huda/JNN)



0 Response to " ODMK Membawa Sajam di Pasar Rawamangun Diamankan"

Post a Comment

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel