Dinas PUPR Mesuji Garap Peningkatan Jalan Menggunakan Rigid Beton Dengan Metode Swakelola


JakartaDaily.ID | Sesuai ketentuan Perpres nomor 54 Tahun 2010 tentang PBJP, Dinas PUPR Kabupaten Mesuji melaksanakan peningkatan jalan yang ada diwilayahnya menggunakan rigid beton dengan metode swakelola.

Metode swakelola ini merupakan kegiatan Pengadaan Barang atau Jasa dimana pekerjaannya direncanakan, dikerjakan dan  diawasi sendiri oleh K/L/D/I sebagai penanggung jawab anggaran, instansi pemerintah lain atau kelompok masyarakat.

Demikian hal tersebut disampaikan Plt. Kepala Dinas PUPR Najmul Fikri S.IP, M.IP kepada JakartaDaily.com, hari ini (20/02).

Menurutnya, mengapa Pemerintah Kabupaten Mesuji menggunakan peningkatan jalan secara swakelola karena berbagai pertimbangan efesiensi. Selain itu, metode swakelola dipilih dalam rangka untuk meningkatkan  kemampuan dan memanfaatkan kemampuan teknis sumber daya manusia yang sesuai dengan tugas dan fungsi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mesuji.

"Kita ingin ada optimalisasi pemanfaatan alat berat, seperti kendaraan berat dan peralatan lainnya yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Mesuji," papar Najmul.

Najmul menambahkan bahwa dalam Pelaksanaan Teknis Rigid Beton di Lapangan, dilakukan Uji Laboratorium Job Mix Formula (JMF) untuk mencapai mutu beton sesuai yang direncanakan sesuai dengan material yang akan digunakan.

"Dalam pelaksanaan pekerjaan rigid  beton ini terdapat metode kerja yang telah tercantum dalam SOP (Standar Operasional Prosedur). Salah satu yang tercantum dalam SOP yaitu Uji Slump. Uji Slump adalah proses pengujian nilai runtuh/turun sampel adukan beton dari ketinggian kerucut terpancung. Uji Slump dilakukan untuk menunjukan apakah campuran beton kekurangan, kelebihan atau cukup air yang berhubungan dengan mutu beton," katanya.

Selain itu, Pengawasan juga dilakukan oleh internal Pegawai Dinas PUPR (8 orang) didampingi oleh Tenaga Ahli dari FT Unila dan FT UBL (ahli beton & ahli jalan).

"Untuk menjamin semua itu berjalan dengan baik, ada jadwal pengawasan perhari 1 orang pengawas," katanya.

Manfaat lain, imbuh Najmul, melalui metode ini dapat meningkatkan upaya efisiensi, efektifitas, transparan, keterbukaan, bersaing, adil atau tidak diskriminatif dan akuntabel keuangan akan mudah dikontrol.

Berkenaan dengan program tersebut, pihaknya membuka ruang yang seluas-luas bagi akademisi dalam rangka melakukan penelitian serta pengabdian guna mewujudkan tri darma perguruan tinggi khususnya pada peningkatan jalan di Pemerintah Kabupaten  Mesuji.

Najmul menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya tetap berpedoman pada Tupoksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab. Mesuji sesuai petunjuk yang tertuang dalam Peraturan Bupati Mesuji Nomor 48 Tahun 2016 tentang Struktur Organisasi, Taka Kerja, Tugas Pokok dan Fungsi Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Mesuji.

"Dinas PUPR mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintah Kabupaten di bidang Pekerjaan Umum berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan serta tugas lain sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Bupati berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku," imbuhnya.

Najmul berharap dengan metode swakelola itu maka perumusan Kebijakan Teknis di bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta
Penyelenggaran urusan pemerintahan dan pelayanan umum dibidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang akan lebih baik.

Seperti diketahui, saat ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mesuji telah di dukung oleh sumber daya manusia (SDM) berjumlah 149 orang yang terdiri dari :

29 orang dengan status Pegawai Negeri Sipil (PNS)
17 orang Tenaga harian lepas (THL) Administrasi Kantor
75  orang THL operator alat berat dan kendaraan berat
28  orang THL buruh tenaga rigid beton

Jurnalis : Chandra Foetra S

(Pariwara)



0 Response to " Dinas PUPR Mesuji Garap Peningkatan Jalan Menggunakan Rigid Beton Dengan Metode Swakelola"

Post a Comment

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel